Keunggulan Lampu Sensor Gerak, Mengurangi Polusi Cahaya

Posted on

Lampu sensor gerak ialah salah satu jenis lampu yang populer saat ini. Lampu ini bisa pengguna beli melalui online dan offline dengan harga yang bervariasi. Keunggulan lampu ini yaitu banyak pilihan model, dari sederhana, minimalis, hingga modern, semuanya mempunyai daya tarik tersendiri untuk menyulap ruangan lebih indah. 

Baca Juga: Keunggulan Lampu Neon Panjang untuk Berbagai Ruangan 

Lampu ini sama seperti lampu pada umumnya. Hanya saja, teknologi yang disematkan lebih canggih dibandingkan dengan lampu biasa hanya manual, bahkan tidak ada sama sekali.

Keunggulan Lampu Sensor Gerak, Mengurangi Polusi Cahaya
Lampu sensor gerak kini jadi solusi praktis untuk hunian modern. Foto: Istimewa

Mengenal Lampu Sensor Gerak 

Lampu sensor gerak adalah lampu yang menyala secara otomatis saat mendeteksi gerakan dan mati setelah beberapa waktu tidak ada gerakan. Lampu ini bekerja dengan dukungan teknologi, seperti:

  • Sensor inframerah pasif atau PIR
  • Ultrasonik
  • Gelombang mikro untuk mendeteksi perubahan suhu atau pergerakan objek.

PIR itu sendiri lebih cocok untuk area indoor daripada sensor gelombang mikro. Hal ini karena fokus PIR untuk deteksi panas tubuh. Sementara sensor gelombang mikro fokusnya deteksi gerakan apa saja lewat dinding. Menurut spesifikasi teknis dari produsen Shenzhen Yadas IOT Technology Co.,Ltd menyebut sensor gelombang mikro dinilai kurang sensitif pada perubahan suhu sekitar.

Lampu ini bekerja dengan mendeteksi gerakan sebagaimana poin berikut:

  • Secara detail sensor akan mendeteksi perubahan, baik itu perubahan suhu tubuh manusia atau pantulan gelombang mikro dari objek yang bergerak.
  • Lampu akan menyala secara otomatis, apabila gerakan terjadi dalam jangkauan.
  • Sementara setelah beberapa waktu tidak ada gerakan misalnya 20 detik atau bahkan lebih, lampu secara otomatis mati. Pengguna pun tak perlu menyalakan dan mematikannya secara manual. 

Menggunakan lampu sensor bergerak serbaguna sangat membantu. Faktanya bentuk lampu ada yang model kecil, bisa ditempatkan dimana saja. Salah satunya di bawah lemari dapur. Kebetulan di rumah baru mati listrik, lampu sensor LED ini sangat membantu pencahayaan. 

Keunggulan Lampu Sensor Gerak 

Pembahasan selanjutnya adalah mengenai keunggulan lampu gerak. Keunggulan yang diberikan tentu berbeda dengan lampu biasa. Dimana bisa dirasakan secara langsung oleh pengguna saat menggunakannya. Berikut detail keunggulan lampu sensor: 

Hemat Energi Listrik 

Keunggulan pertama dan paling umum untuk lampu sensor adalah hemat energi listrik. Alasan lampu sensor tidak boros listrik inilah yang membuat banyak masyarakat memilihnya. Untuk perbandingan penghematan biaya, rupanya menyalakan lampu sensor yang aktifnya hanya 2 jam semalaman setara dengan lampu yang menyala terus hingga 12 jam. Penggunaan lampu ini memang jadi solusi idle time. Hal inilah yang membuat penggunaan lampu tersebut bisa meningkatkan efisiensi biaya operasional bulanan.

Kenyamanan 

Keunggulan kedua adalah lebih nyaman dan praktis. Pengguna tidak perlu mencari saklar di ruangan yang gelap atau saat tangan sedang penuh kotoran, seperti tepung, air atau setelah makan belum mencuci. Sebab lampu ini hanya menyala dengan gerakan tertentu.

Contohnya saya mencoba lampu sensor merek Krisbow 9 Watt LED Coolday Light di lorong rumah. Rasanya terasa mudah saat membawa belanjaan berat sebab tidak perlu meraba saklar.

Dalam pemasangan maupun pengaturannya itu sendiri harus memperhatikan rentang deteksi. Menurut comledlamp, rentang deteksinya antara 2-4 m. Ketika memasang juga perlu menjauhkan dari sumber panas. Hal ini untuk mencegah false trigger.

Mengurangi Polusi Cahaya 

Lampu sensor memungkinkan pengaturan cerah lebih presisi, sehingga pengguna bisa mengurangi polusi cahaya yang mengganggu ekosistem malam hari. Cocok sekali bagi pengguna yang tidak suka kecerahan berlebihan. Begitu sebaliknya kegelapan yang berlebihan.

Peningkatan Keamanan 

Keunggulan selanjutnya, lampu sensor bisa meningkatkan keamanan. Lampu ini bisa menyala secara otomatis pada saat mendeteksi gerakan di luar ruangan, sehingga memberikan efek pencegahan terhadap penyusup dan tamu yang tidak diundang. 

Semakin aman karena lampu ini memiliki rating IP65. Rating tersebut membuktikan bahwa lampunya tahan debu maupun semprotan air dari segala penjuru arah sehingga cocok untuk area outdoor. Jika lampu indoor, biasanya hanya IP20.

Perbandingan Masa Pakai Lampu Sensor Gerak dengan Lampu Biasa

Sebagai bahan pertimbangan pengguna lampu dengan sensor gerak mempunyai perbandingan signifikan dengan lampu biasa dalam segi masa pakai. 

Lampu sensor yang murah memberikan masa pakai pendek, sebab siklus nyala matinya sering terjadi yang bisa mempercepat keausan driver. Namun beda jika lampunya berteknologi LED sebab bisa bertahan hingga 50.000 jam. Kendati begitu, masa pakainya tak hanya tergantung chip LED, melainkan juga driver dan mutu komponennya.

Sebaliknya, lampu biasa yang tidak mempunyai sensor lebih awet dalam hal komponennya. Tetapi bisa boros energi apabila tidak dimatikan secara manual. 

Detail perbandingan:

Keamanan Kemudahan Efisiensi
Lampu LED Cegah penyusup sebab ada deteksi gerak Hands-free Hanya nyala ketika dibutuhkan
Lampu Biasa Tidak dibekali deteksi gerak Membutuhkan saklar fisik Kurang efisien

Baca Juga: Lampu Downlight LED Solusi Pencahayaan Modern yang Hemat Energi

Lampu sensor gerak pilihan terbaik untuk pengguna yang mempunyai hunian mewah modern berkelas. Meskipun begitu, bagi yang mempunyai rumah desain apa saja tetap bisa menggunakannya.